Contoh Website Hotel Kecil: Booking Langsung atau Cukup OTA?
13 menit bacaInWebsite
Jawaban singkat
Contoh website hotel kecil yang layak ditiru memuat harga mulai per tipe kamar, isi yang termasuk, dan tombol WhatsApp berisi tanggal menginap, cukup dengan paket Starter Rp 1.500.000. Booking langsung sepadan kalau tamu langganan dan rombongan sudah sering menghubungi Anda sendiri. Kalau hampir semua tamu orang baru dari aplikasi, OTA saja cukup. Kalender kamar dan pembayaran online butuh database.
Di demo Velara Hotel, kotak Reserve untuk Deluxe Room langsung menulis $440 begitu tanggal 13 sampai 15 November 2026 diisi: dua malam dikali $220, belum termasuk pajak dan biaya layanan 21%. Tombol Reserve di bawah angka itu tidak mengirim apa pun. Di website hotel sungguhan, tombol itu harus memilih jalan: membuka chat WhatsApp yang Anda balas sendiri, atau mengunci kamar di sistem yang juga tahu kamar mana yang sudah laku di Booking.com, Agoda, atau Traveloka. Artikel ini untuk pemilik hotel kecil, guest house, dan homestay yang sedang menimbang dua jalan itu, termasuk kemungkinan bahwa OTA (online travel agent) saja sudah cukup. Velara kami bangun sebagai demo untuk hotel yang tidak pernah ada, jadi nama, fasilitas, dan harganya yang dalam dolar adalah isian contoh.
Booking.com dan Agoda menetapkan komisi per kontrak, dan angkanya ada di laporan reservasi Anda
Menurut halaman bantuan mitra Booking.com, komisi adalah persentase tetap dari total nilai setiap pemesanan yang masuk lewat platform itu. Totalnya mencakup tarif kamar ditambah biaya lain yang Anda tagihkan ke tamu, misalnya biaya kebersihan, biaya layanan, dan biaya pembatalan atau no-show. Pemesanan yang tidak bisa dikembalikan tetap kena komisi walaupun tamunya tidak datang, kecuali Anda membebaskan biaya pembatalannya.
Soal besarnya, halaman itu hanya menulis bahwa persentasenya bergantung pada negara, jenis properti, dan perjanjian akomodasi yang Anda tanda tangani saat bergabung. Angka Anda tercantum di perjanjian itu dan di menu Finance, bagian Reservation statements. Kalau persen di laporan lebih tinggi daripada di kontrak, properti Anda mungkin sedang ikut program pemasaran seperti Preferred Partner atau Visibility Boost.
Agoda memakai istilah compensation, yang besarnya bergantung pada lokasi properti dan, untuk sebagian properti, model pembayarannya. Bentuknya bisa persentase dari harga jual acuan, bisa juga markup di atas tarif yang Anda masukkan, dan angka kontrak Anda tersimpan di portal mitra Agoda, menu Finance lalu Contracted compensation. Halaman pendaftaran mitra Traveloka TERA tidak menyebut komisi sama sekali saat kami cek pada 3 Oktober 2026, dan halaman resmi tiket.com soal komisi mitra hotel belum kami temukan. Karena itu, persen di hitungan berikutnya berupa andaian yang perlu Anda ganti dengan angka dari laporan sendiri.
Selagi kontraknya terbuka, cari juga pasal yang mengatur tarif Anda di kanal lain, termasuk di website sendiri. Penjelasan resmi soal ketentuan semacam itu, dari OTA maupun regulator di Indonesia, tidak kami temukan. Kalau kalimat di kontrak Anda kurang jelas, tanyakan secara tertulis ke layanan mitra OTA tersebut sebelum memasang tarif langsung yang berbeda dari tarif di aplikasi.
Bagi harga website dengan komisi satu malam, lalu hitung malam yang benar-benar bisa pindah
Komisi satu malam adalah tarif rata-rata yang dibayar tamu, ditambah biaya lain yang ikut kena komisi, dikali persen di kontrak Anda. Bagi harga website dengan angka itu, dan hasilnya adalah jumlah malam yang komisinya setara dengan harga website.
Contoh di bawah memakai dua angka andaian, tarif Rp 400.000 per malam dan komisi 15%. Keduanya bukan angka dari OTA mana pun.
- Komisi satu malam: 15% × Rp 400.000 = Rp 60.000.
- Starter, Rp 1.500.000: setara komisi 25 malam.
- Business, Rp 5.000.000: setara komisi 83,3 malam, atau 84 kalau dibulatkan ke atas.
- Enterprise, mulai Rp 15.000.000: setara komisi 250 malam, belum termasuk tagihan hosting dan database yang Anda bayar langsung ke penyedianya.
Yang masuk hitungan hanya malam yang tadinya dipesan lewat OTA lalu pindah ke pemesanan langsung. Tamu langganan yang sejak dulu chat ke nomor Anda tidak dihitung, karena dari mereka memang tidak ada komisi. Begitu pula tamu baru yang menemukan Anda lewat pencarian di aplikasi, karena tanpa OTA mereka belum tentu sampai ke tempat Anda. Menurut kami, yang tersisa kebanyakan orang yang sudah tahu nama penginapan Anda: tamu lama yang memesan ulang lewat aplikasi, kenalan yang mereka beri rekomendasi, dan orang yang mengetik nama Anda di Google.
Hitungan ini juga punya kolom biaya di pihak Anda. Untuk Starter dan Business, domain dan hosting tahun kedua dibayar langsung ke penyedianya, dan perbandingan harga perpanjangannya ada di artikel harga domain. Uang muka, tamu yang batal, dan chat yang masuk pukul sebelas malam juga Anda urus sendiri. Untuk menilai hasilnya, tanyakan "tahu kami dari mana?" ke setiap tamu yang memesan langsung selama tiga bulan pertama, lalu catat jawabannya di satu tempat.
OTA saja sudah cukup kalau hampir semua tamu Anda orang baru yang datang sekali
Sebagian penginapan memang hidup dari tamu yang datang sekali: homestay dekat bandara untuk penumpang transit, atau guest house di jalan antarkota yang disinggahi semalam. Tamu seperti itu menemukan Anda di aplikasi, memesan di aplikasi, lalu jarang kembali, sehingga nyaris tidak ada malam yang bisa dipindahkan. Untuk tempat seperti itu, menurut kami Profil Bisnis Google yang lengkap dan halaman properti di OTA dengan foto yang jujur sudah cukup.
Alasan lain untuk menunda website menyangkut waktu Anda. OTA mengonfirmasi pesanan tanpa menunggu Anda membalas. Kalau penginapan dijaga satu orang yang juga membersihkan kamar, chat pemesanan yang baru terjawab tiga jam kemudian bisa membuat calon tamu kembali ke aplikasi dan memesan di tempat lain.
Website mulai sepadan begitu Anda sering menerima pertanyaan yang tidak muat di kotak pencarian OTA:
- Tamu langganan yang menanyakan kamar yang sama setiap kali datang, misalnya pedagang atau pegawai yang rutin ditugaskan ke kota Anda.
- Rombongan yang memesan beberapa kamar sekaligus untuk acara keluarga, pernikahan, atau wisuda.
- Penginap mingguan atau bulanan yang menanyakan harga paket.
- Orang yang sudah menanyakan harga lewat DM Instagram atau WhatsApp, dan yang selama ini Anda kirimi foto kamar satu per satu.
OTA tetap berjalan di sebelahnya. Kamar yang tidak laku lewat jalur langsung tetap Anda jual di aplikasi, dan tamu yang lebih nyaman dengan aplikasi tetap memesan lewat aplikasi. Daftar isi yang biasanya diperiksa tamu sebelum memesan, lewat kanal apa pun, ada di jasa pembuatan website hotel.
Contoh website hotel dari demo Velara: tiga tipe kamar, harga mulai, dan sarapan yang tertulis di kartu

Bagian kamar Velara berjudul Three tiers, one standard dan memuat tiga kartu yang digeser seperti korsel. Deluxe berukuran 42 m² dengan king bed dan pemandangan kota, mulai $220 per malam. Executive 58 m² dengan meja kerja, mulai $310. Suite 90 m², satu kamar tidur ditambah ruang duduk, mulai $480. Tiap kartu memuat satu kalimat tentang tamu yang cocok untuk kamar itu, keterangan bahwa sarapan untuk dua orang sudah termasuk, dan dua tombol: Walk this room untuk masuk ke tur kamar tersebut, dan Check rates untuk membuka kotak Reserve.
Demo ini berbahasa Inggris dan harganya dalam dolar. Untuk penginapan di Indonesia, tulis harganya dalam rupiah, lalu sebut apakah angka itu sudah termasuk pajak dan biaya layanan. Velara menulis catatan pajak dan biaya layanan 21% di kotak Reserve dan di rate card (kartu tarif) setiap kamar. Kami menyarankan kebiasaan itu ditiru, karena tamu yang membandingkan harga di website dengan harga di aplikasi perlu tahu keduanya dihitung dengan cara yang sama.
Empat kotak fasilitas di bawahnya masing-masing diberi label status. Kolam berlabel termasuk dalam harga menginap, dengan keterangan buka sampai tengah malam dan handuk gratis di pintu masuk. Restoran berlabel sarapan termasuk, spa berlabel dibayar terpisah, dan ruang acara mulai $3.200 per malam. Label status semacam ini mudah dipakai homestay, misalnya "Dapur bersama: termasuk" atau "Antar ke stasiun: bayar terpisah".
Rate card di dalam tur memisahkan yang termasuk di harga kamar dari yang dibayar terpisah

Tombol Walk this room di kartu Deluxe membuka tur tepat di adegan kamar itu, yang punya alamat sendiri (/explore?scene=deluxeMain) sehingga bisa dikirim sebagai tautan. Rate card di sisi kanan punya dua daftar. Included berisi sarapan untuk dua orang, akses kolam dan gym tanpa biaya harian, dan Wi‑Fi di seluruh gedung. Paid separately berisi spa 60 menit $95, antar ke bandara sekali jalan $40, dan extra bed $45.
Rate card Executive menambah late checkout pukul 14.00 ke daftar Included. Suite menambah late checkout pukul 15.00 serta antar-jemput bandara dua arah, sehingga baris antar bandara hilang dari daftar bayar terpisahnya. Beda antartipe kamar jadi terbaca dari isi paketnya, selain dari luas dan harga.
Homestay dan guest house bisa memakai dua daftar ini tanpa tur sama sekali. Tulis di bawah setiap tipe kamar apa yang sudah termasuk, lalu tambahan yang bisa dibeli beserta harganya: kasur tambahan, sarapan untuk orang ketiga, antar ke terminal, sewa motor, atau titip tas setelah check out. Setiap baris yang sudah tertulis di situ adalah satu pertanyaan yang tidak perlu Anda jawab lagi di chat. Tur adegan demi adegan seperti Velara baru terpakai kalau setiap ruang yang dilewati, sampai kamar mandinya, sudah punya foto sendiri.
Kotak Reserve Velara menghitung total menginap, tapi belum menahan kamar untuk siapa pun

Kotak Reserve terbuka dari tombol Check rates di kartu kamar, Check dates di menu atas, dan Check availability di bagian penutup halaman. Isinya tanggal check-in dan check-out, jumlah tamu dengan batas empat orang, lalu ringkasan tarif per malam, jumlah malam, dan total sebelum pajak. Hitungan itu terjadi di browser pengunjung. Tidak ada jadwal kamar yang diperiksa, dan tombol Reserve tidak mengirim data ke mana pun. Tombol WhatsApp di bagian penutup membuka chat kosong tanpa pesan pembuka, sementara baris Address, Map, dan Parking di footer masih berupa label tanpa isi, karena hotelnya memang tidak ada.
Untuk penginapan yang menerima pesanan lewat WhatsApp, kotak seperti ini cukup diberi satu tugas lagi, yaitu merangkai isiannya menjadi pesan. Tombol di bawahnya lalu membuka WhatsApp dengan teks seperti ini:
"Halo [nama penginapan], saya mau pesan Deluxe Room untuk 2 orang, check-in Jumat, 13 November 2026, check-out Minggu, 15 November 2026 (2 malam). Perkiraan dari website: Rp .... Apakah kamarnya tersedia?"
Penyusun pesan seperti itu sudah jalan di demo rental mobil kami, Lajur, dan cara kerjanya kami bedah di contoh website rental mobil. Cara menyusun tautan wa.me yang membawa teks seperti itu ada di contoh landing page.
Setelah chat masuk, sisanya tetap pekerjaan Anda: mengecek buku kamar, membalas, menerima uang muka, lalu menutup kamar itu di setiap OTA tempat kamar tersebut dijual. Menurut kami, langkah terakhir itu yang paling gampang terlewat di hari ramai, dan akibatnya tertulis di halaman komisi Booking.com tadi. Overbooking, yaitu kamar yang terjual dua kali, tetap kena komisi karena kamarnya memang tersedia di platform, dan properti diminta menanggung biaya memindahkan tamu ke tempat lain. Komisinya baru dibebaskan kalau properti Anda tayang di Booking.com kurang dari 30 hari, atau overbooking-nya kurang dari lima kali dalam 12 bulan terakhir.
Mengunci kamar dari website butuh database yang mencatat pesanan dari semua jalur
Supaya tombol Reserve bisa langsung mengunci Deluxe Room untuk 13 sampai 15 November, website harus tahu kamar itu masih kosong. Artinya ada database yang menyimpan setiap pesanan, dari website, WhatsApp, telepon, tamu yang datang langsung, sampai OTA. Pembayaran online menambah satu syarat lagi: setiap uang yang masuk harus menempel ke satu pesanan dan satu kamar sebelum tanggalnya dianggap terisi.
Pesanan OTA tidak masuk ke database itu dengan sendirinya. Panduan Hotel Center dari Google menyebut partner konektivitas yang memegang tarif dan ketersediaan hotel bisa berupa sistem reservasi pusat (CRS), sistem pemesanan via internet (IBE), pengelola channel atau channel manager, maupun sistem pengelolaan properti (PMS). Kalau Anda sudah memakai salah satunya untuk OTA, tanyakan ke penyedianya apakah mereka juga punya mesin pemesanan yang bisa dipasang di website, karena kalender kamarnya sudah ada di sana. Channel manager dan akun OTA tetap urusan Anda dengan penyedianya, dan kami tidak menyediakan atau mengelola keduanya.
Sistem pemesanan yang dibangun khusus termasuk paket Enterprise di tempat kami, dengan harga mulai Rp 15.000.000. Angka itu menanggung fondasi aplikasinya, dari database sampai serah terima kode, ditambah dua fitur yang Anda ambil dari daftar Tingkat Dasar. Untuk hotel, dua yang paling masuk akal adalah sistem booking/reservasi serta Midtrans atau Xendit sebagai payment gateway. Konfirmasi otomatis lewat email dan WhatsApp sudah terhitung fitur ketiga, dan setiap fitur Tingkat Dasar di luar jatah dua itu berharga antara Rp 2 dan 4 juta. Biaya hosting dan database dibayar dari akun Anda sendiri ke penyedianya, di luar harga paket. Dengan angka andaian tadi, harga dasarnya saja setara komisi 250 malam, jadi untuk homestay tiga kamar, menurut kami jalur WhatsApp masih jauh lebih masuk akal.
Tarif kamar baru tampil di Google kalau dikirim lewat partner konektivitas
Panduan pemilik hotel di Hotel Center menulis bahwa Profil Bisnis hotel yang lengkap muncul di Google Maps dan Penelusuran tanpa harga. Supaya tarif per malam dan link pemesanan ke situs Anda tampil di sebelahnya, Anda perlu akun Pusat Pengelolaan Hotel serta tarif dan ketersediaan yang terintegrasi. Panduan itu juga menulis bahwa integrasi langsung dengan Google saat ini tidak tersedia karena tingginya permintaan, sehingga tarifnya harus dikirim lewat partner konektivitas seperti yang disebut di bagian sebelumnya.
Link yang muncul lewat jalur ini disebut link pemesanan gratis. Isinya nama situs atau nama hotel Anda beserta tarif kamar untuk tanggal yang dipilih, dan kliknya tidak dikenai biaya. Urutannya ditentukan beberapa sinyal, di antaranya kualitas halaman landing dan riwayat ketepatan harga yang dikirim ke Google, dan tidak ada yang bisa membayar supaya naik. Kalau Anda sudah memakai sistem reservasi, Google menyarankan bertanya ke penyedianya, karena properti Anda mungkin sudah tersambung lewat mereka.
Jalur pemilik hotel di panduan Google ditujukan untuk properti komersial dengan layanan tamu oleh staf di tempat, jadi homestay yang Anda jalankan sendiri belum tentu termasuk. Website yang pesanannya masuk lewat WhatsApp juga tidak punya tarif yang bisa dikirim ke Google, sehingga di Profil Bisnis website itu tampil sebagai link situs saja. Paket Starter kami menyertakan panduan menyiapkan Profil Bisnis Google sampai terverifikasi, supaya link itu bisa langsung diarahkan ke halaman kamar Anda.
Cara membuat website hotel kecil dimulai dari laporan komisi bulan lalu
Bahan berikut hanya Anda yang memegangnya, jadi kumpulkan sebelum memutuskan membuat website sendiri atau memesannya ke jasa:
- Buka laporan reservasi di ekstranet setiap OTA, lalu catat persen komisi, total komisi 12 bulan terakhir, dan tarif rata-rata per malam. Angka itulah yang masuk ke rumus di atas.
- Hitung pesanan yang selama ini datang tanpa OTA, lewat WhatsApp, telepon, atau tamu yang datang ke meja depan, lalu pisahkan tamu langganan dari tamu baru.
- Untuk setiap tipe kamar, tulis daftar termasuk dan daftar bayar terpisah beserta harganya, seperti rate card Velara.
- Putuskan apakah harga di website sudah termasuk pajak dan biaya layanan, lalu tulis keterangannya di dekat setiap angka.
- Tulis aturan pemesanan langsung: besar uang muka, rekening tujuan atas nama siapa, batas pembatalan gratis, serta jam check-in dan check-out.
- Siapkan teks pembuka chat WhatsApp yang menyebut tipe kamar, tanggal masuk dan keluar, dan jumlah tamu.
- Tentukan siapa yang menutup kamar di setiap OTA begitu pemesanan langsung dibayar, dan lewat apa: channel manager atau ekstranet satu per satu.
- Setelah website tayang, pasang alamatnya di Profil Bisnis Google. Minta tamu langganan berikutnya memesan lewat website, lalu tanyakan bagian mana yang membuatnya ragu.
Velara dibangun di basis Business, sedangkan penginapan yang memesan lewat WhatsApp cukup dengan Starter
Velara kami bangun di paket Business: Rp 5.000.000, dengan waktu kerja satu sampai dua minggu. Business tidak memakai backend, jadi tidak ada database tempat pesanan disimpan, dan kotak Reserve di Velara hanya bisa menghitung. Tur dengan transisi antarruang masuk Business karena animasi dan interaksi visual baru tersedia mulai paket ini, dan foto setiap ruangnya disimpan di Cloudflare Storage lalu dikirim lewat CDN. Paket ini juga membawa chatbot AI yang aktif di tahun pertama, blog dengan kategori, dan tiga artikel pembuka dari kami.
Kalau yang Anda cari website hotel murah yang tetap bisa menerima pesanan, Starter (Rp 1.500.000) memuat kartu kamar, dua daftar termasuk dan bayar terpisah, serta kotak penyusun pesan seperti di atas. Penyusun pesan itu tidak menyimpan apa pun di server, jadi tidak butuh database. Di Starter juga ada tombol WhatsApp, form kontak yang mengirim pesan ke email Anda, SEO dasar, hosting, SSL, dan domain .com untuk 12 bulan pertama, serta sebulan support teknis untuk bug dan error setelah tayang. Pengerjaannya makan waktu sekitar 3 hari sejak brief, foto kamar, dan daftar harga dari Anda lengkap. Chatbot AI untuk Starter dijual terpisah, Rp 500.000.
Begitu kamar harus terkunci sendiri atau tamu membayar di website, pekerjaannya pindah ke Enterprise seperti di bagian database. Uang muka ke kami 50%, dan pelunasannya menunggu sampai Anda menyetujui website yang sudah jadi. Perbandingan lengkap Starter, Business, dan Enterprise bisa dibuka di halaman harga.
Langkah berikutnya
Bandingkan isi tiap paket berdampingan, atau lihat hasil jadi yang bentuknya paling dekat dengan usaha Anda.
Artikel lain
Cara Membuat Website untuk Usaha: Gratis, Builder, atau Jasa
Cara membuat website usaha: gratis di Google Sites, Wix, atau WordPress.com, builder berbayar, WordPress sendiri, atau jasa, dengan biaya dan batasnya.
NIB UMKM: Cara Membuat di OSS dan Dipakai untuk Apa
Cara membuat NIB UMKM perorangan di OSS tanpa biaya, syarat yang perlu disiapkan, memilih KBLI 2025, dan gunanya untuk Shopee, TikTok Shop, dan halal.
