Lewati ke konten

Contoh Landing Page dan Bedanya dengan Website Biasa

10 menit bacaInWebsite

Jawaban singkat

Landing page adalah satu halaman web yang dibuat untuk satu tindakan, misalnya chat WhatsApp untuk memesan, dan biasanya menjadi tujuan klik dari iklan atau tautan di bio Instagram. Contohnya halaman laundry yang memuat harga per kilo, area jemput, FAQ, dan satu tombol WhatsApp yang diulang. Website biasa punya beberapa halaman dan menu untuk dijelajahi.

Di demo CuciKilat Laundry yang kami bangun, tombol Chat WhatsApp muncul lima kali dalam satu halaman, dan kelimanya membuka chat ke nomor yang sama. Landing page memang bekerja begitu: halamannya hanya meminta satu tindakan, dan tiap bagian di antara dua tombol menjawab satu alasan orang belum menekannya. Semua contoh landing page di sini demo buatan kami sendiri, jadi nama usaha, harga, alamat, dan testimoni di dalamnya isian contoh.

Landing page adalah satu halaman untuk satu tindakan, website biasa untuk dijelajahi

Landing page adalah halaman tempat orang mendarat setelah mengklik iklan atau tautan di bio Instagram, atau memindai kode QR di brosur. Tindakan yang dimintanya cuma satu, biasanya chat WhatsApp, kadang memesan tiket atau mendaftar. Halaman link in bio yang berisi deretan tombol sering disangka landing page, padahal susunannya kebalikannya: banyak pilihan, tanpa satu penawaran yang dijelaskan sampai tuntas.

Website biasa melayani tamu yang lain. Isinya beberapa halaman, misalnya profil, layanan, blog, dan kontak, dengan menu supaya pengunjung bisa pindah ke mana pun. Orang yang mengetik nama usaha Anda di Google sedang memeriksa, jadi dia butuh pilihan itu. Orang yang mengklik iklan buket wisuda sudah datang dengan satu keperluan, dan tiap tautan ke halaman lain memberinya jalan keluar sebelum sempat memesan.

Keduanya bisa dipakai bersamaan. Website dengan banyak layanan bisa punya satu landing page untuk tiap promo, dengan alamat sendiri seperti namausaha.com/buket-wisuda.

Di demo CuciKilat, tiap bagian menjawab satu keraguan sebelum tombol berikutnya

Bagian daftar harga di demo website CuciKilat Laundry berjudul Harga Jelas per Kilo, per Item: kartu harga cuci reguler, cuci express, dan setrika per kilo, lalu bed cover, karpet, cuci sepatu, dan dry clean per item.
CuciKilat Laundry, demo internal InWebsite

Demo CuciKilat kami susun sebagai landing page laundry kiloan dengan antar-jemput. Urutannya dari atas:

  • Layar pertama: judul Cek Harga, Atur Jemput, Tanpa Angkat Telepon, satu kalimat penjelas, dan satu tombol WhatsApp sebagai satu-satunya pilihan.
  • Pita berisi tiga keterangan: antar-jemput gratis radius 5 km, bisa selesai dalam 6 jam, dan buka tiap hari pukul 07.00 sampai 20.00. Kami taruh sebelum daftar harga supaya orang di luar radius langsung tahu.
  • Empat langkah kerja, dari dijemput sampai diantar. Langkah kedua menulis bahwa cucian ditimbang di depan pelanggan, jadi harganya jelas sejak awal.
  • Daftar harga per jenis cucian: pakaian sehari-hari per kilo, perlengkapan rumah dan perawatan khusus per item. Tombol berikutnya kami pasang tepat di bawahnya, supaya orang yang sudah menemukan harga tidak perlu menggulir balik.
  • Area jemput, dengan nama kawasan yang dilayani dan perkiraan kurir datang 30 sampai 60 menit setelah chat.
  • Testimoni dan galeri gerai, yang di demo isinya karangan. Di halaman sungguhan, pakai ulasan pelanggan yang mengizinkan namanya dipakai dan foto gerai Anda sendiri.
  • FAQ: berapa lama selesai, bagaimana kalau pakaian rusak atau luntur, ada minimal berat atau tidak, dan cara bayarnya.
  • Penutup berjudul Jemput di Rumah Anda, dengan alamat, jam buka, dan tombol terakhir.

Menu di bagian atas hanya melompat ke bagian di halaman yang sama: Proses, Layanan, Area Jemput, dan FAQ.

Tombol di demo ini membuka chat kosong. Sebagai gantinya, kalimat di atas tombol penutup meminta pengunjung menulis alamat dan perkiraan berat cucian. Di landing page sungguhan, kami menyarankan pesan pembuka yang sudah terisi.

Lihat demo CuciKilat Laundry

Usaha jasa lain memakai kerangka yang sama, ditambah satu bagian khas usahanya

Bagian Proses Pemesanan di demo website Kenanga Florist: empat kartu bernomor, dari chat dan cerita acaranya, sepakati rangkaian dan harga, dirangkai hari itu juga, sampai diantar atau diambil.
Kenanga Florist, demo internal InWebsite

Di demo Kenanga Florist, bagian khas itu adalah Proses Pemesanan. Langkah pertamanya memberi tahu isi chat yang dibutuhkan florist: acara apa, warna favorit, dan kisaran budget. Langkah keduanya menjanjikan beberapa opsi bunga dan harga dikirim sebelum pemesan memutuskan. Pengunjung jadi tahu apa yang terjadi setelah menekan tombol, dan florist menerima chat pertama yang bisa langsung dijawab.

Rapi Barbershop punya bagian Kalau Mau Anti Antre, berisi jam santai dan jam ramai di hari kerja dan akhir pekan. Menurut kami tabel seperti itu cocok untuk barbershop yang menerima pelanggan tanpa janji, karena orang yang tidak mau menunggu bisa memilih datang pagi tanpa bertanya dulu.

Lihat demo Kenanga Florist · Lihat demo Rapi Barbershop

Landing page produk seperti hijab menjawab ukuran dan warna sebelum pembeli bertanya

Bagian harga di demo website Kurcandy berjudul Pilih paketnya: tiga kartu untuk satu pouch, paket tiga rasa, dan kotak isi 12, masing-masing dengan harga, isi, dan tombol Pesan paket ini.
Kurcandy, merek fiktif untuk demo internal InWebsite

Kami belum punya demo toko hijab. Yang terdekat adalah Kurcandy, merek permen fiktif, dengan kartu harga berjudul Pilih paketnya: satu pouch, paket tiga rasa, dan kotak isi 12, masing-masing dengan isi, harga, dan tombol yang membuka formulir pesanan untuk paket itu. Di atas kartu tertulis keterangan pengiriman: dikirim 1 sampai 2 hari kerja setelah pembayaran masuk, dan ongkos kirim dihitung saat pesanan dikonfirmasi.

Untuk hijab, susunan yang sama perlu ditambah jawaban atas pertanyaan khas pembeli kain:

  • Ukuran dalam sentimeter. Kalau memakai foto model, tulis juga tinggi badannya.
  • Nama bahan, menerawang atau tidak, dan perlu disetrika atau tidak.
  • Foto tiap warna di bawah cahaya siang, catatan bahwa warna di layar bisa sedikit berbeda, dan kode warna yang sama dengan yang dipakai di chat.
  • Stok per warna. Menurut kami warna yang habis lebih baik ditandai habis daripada dihapus.
  • Aturan tukar warna atau ukuran, batas harinya, dan siapa yang menanggung ongkirnya.
  • Tombol WhatsApp yang pesan pembukanya sudah menyebut produk dan warnanya.

Lihat demo Kurcandy

Landing page produk herbal terikat aturan iklan BPOM

Kalau produk herbal Anda terdaftar sebagai obat tradisional atau suplemen kesehatan, Peraturan BPOM Nomor 34 Tahun 2022 menghitung tampilan di media daring, termasuk media sosial, sebagai iklan. Isi iklan wajib sesuai dengan informasi yang disetujui dalam izin edar, dan pemegang izin edar wajib mendapat persetujuan iklan dari BPOM sebelum tayang. Pengecualiannya antara lain katalog yang hanya memuat nama produk, nomor izin edar, nama perusahaan, dan harga, serta iklan yang dipasang pihak lain seperti reseller, asalkan klaimnya tetap yang sudah disetujui.

Menurut lampiran peraturan itu, halaman wajib memuat nama produk, nama pemilik izin edar, nomor izin edar, dan tulisan Baca Aturan Pakai. Yang dilarang antara lain:

  • Janji menyembuhkan, serta kata seperti aman atau tidak ada efek samping.
  • Kesan bahwa produk berkhasiat karena bahannya alami.
  • Pernyataan kesembuhan dari seseorang.
  • Diskon, potongan harga, atau bonus untuk promosi penjualan, kecuali untuk kemasan khusus yang disetujui dalam batas waktu tertentu. Kartu paket berlabel hemat seperti di demo Kurcandy tidak bisa dipakai apa adanya.

Pembeli bisa mengecek nomor izin edar di situs Cek Produk BPOM, jadi tulis nomornya di tempat yang mudah ditemukan. Sebelum halaman herbal tayang, cocokkan setiap kalimatnya dengan izin edar dan penandaan produk Anda.

Contoh landing page wisata mengubah jadwal dan kuota jadi pesan WhatsApp siap kirim

Papan jadwal keberangkatan di demo website Sauh Tur & Umroh: tombol saring Semua, Umroh, dan Tur, lalu baris berisi tanggal, nama paket seperti Labuan Bajo 4 Hari dan Tur Turki 10 Hari, batas pelunasan, status kursi, dan tombol Tanya kursi.
Sauh Tur & Umroh, demo internal InWebsite

Demo Sauh Tur & Umroh memasang papan jadwal berisi tanggal berangkat, nama paket, batas pelunasan, dan status kursi. Tombol Tanya kursi di tiap baris membuka WhatsApp dengan pesan yang sudah menyebut paket dan tanggalnya: "Halo Sauh, saya ingin daftar Labuan Bajo 4 Hari, keberangkatan Kam, 19 Nov 2026. Apakah kursinya masih ada?" Kartu paket turnya memisahkan yang termasuk dari yang tidak, sampai ke tip kru kapal dan sewa alat snorkel.

Taman Satwa Nusantara, demo tempat wisata yang menjual tiket masuk, memakai pola yang sama. Semua tombol tiketnya membuka satu panel tempat pengunjung memilih paket, tanggal, dan jumlah dewasa, anak, serta balita, lalu panel itu menyusun pesan WhatsApp yang tinggal dikirim.

Untuk usaha wisata Anda, kerangkanya:

  • Jadwal atau hari buka, dengan kuota kalau tempatnya terbatas.
  • Harga per orang, dipisah dewasa dan anak kalau berbeda, beserta yang termasuk dan tidak termasuk.
  • Titik kumpul atau cara menuju lokasi.
  • Tahap pembayaran, batas pelunasan, dan aturan kalau jadwal diundur karena cuaca.

Tulisan di atas papan Sauh menjanjikan status kursi diperbarui tiap hari kerja. Website tanpa panel admin, termasuk paket Starter dan Business kami, tidak memberi Anda cara mengubah status itu sendiri. Kalau kuota berubah tiap hari, tampilkan jadwalnya saja dan minta calon peserta menanyakan sisa tempat lewat WhatsApp.

Lihat demo Sauh Tur & Umroh · Lihat demo Taman Satwa Nusantara

Cara membuat landing page dimulai dari chat yang paling sering masuk

Halaman yang Anda buat sendiri maupun yang Anda pesan melewati langkah yang sama:

  • Buka riwayat chat sebulan terakhir dan catat pertanyaan yang paling sering muncul. Yang muncul hampir tiap hari jadi bagian sendiri, sisanya masuk FAQ.
  • Tentukan satu tindakan yang Anda minta, lalu tulis pesan pembukanya. Menurut panduan WhatsApp, formatnya wa.me/nomor?text=pesan: nomor ditulis dalam format internasional tanpa angka nol di depan (62812..., bukan 0812...), dan pesannya bersandi URL, misalnya spasi menjadi %20.
  • Samakan judul layar pertama dengan kata-kata di iklan atau unggahan yang membawa orang ke sana. Iklan buket wisuda sebaiknya mendarat di halaman yang judulnya juga bicara buket wisuda.
  • Susun bagiannya mengikuti urutan demo CuciKilat, lalu buang bagian yang tidak menjawab pertanyaan siapa pun.
  • Kumpulkan bahan yang tidak bisa dikarang: harga, foto produk atau tempat Anda sendiri, alamat, jam buka, dan ulasan pelanggan yang sudah memberi izin.
  • Buka halamannya di HP lewat data seluler, lalu minta orang yang belum kenal usaha Anda mencari harga dan tombolnya. Perbaiki lebih dulu bagian tempat dia berhenti atau bertanya.
  • Sebarkan alamatnya dengan penanda UTM yang berbeda untuk tiap tempat, seperti di bagian berikut.

UTM menandai dari mana pengunjung datang, GA4 yang menghitungnya

UTM adalah label yang ditambahkan di ujung alamat halaman sebelum alamat itu ditempel di iklan atau bio. Tiga yang paling dasar, dengan contoh untuk tautan di bio Instagram:

  • ?utm_source=instagram untuk asal pengunjung.
  • &utm_medium=bio untuk jenis tautannya. Untuk iklan berbayar, isi dengan paid.
  • &utm_campaign=wisuda-oktober untuk nama promonya.

Ketiganya ditulis bersambung tanpa spasi di belakang alamat halaman, misalnya namausaha.com/, dengan tanda tanya sebelum label pertama dan tanda & sebelum label berikutnya. Tulis semuanya dengan huruf kecil, karena menurut panduan Google Analytics nilainya peka huruf besar-kecil: google dan Google terhitung dua sumber. Google menyediakan Campaign URL Builder untuk merangkainya. Untuk iklan Instagram dan Facebook, Pengelola Iklan Meta menyediakan kolom parameter URL di bagian Pelacakan, dan panduan Meta mengingatkan bahwa hasilnya tetap dibaca oleh analitik di website Anda.

Di GA4, label itu muncul di laporan Akuisisi traffic, pada dimensi Sumber/media sesi dan Kampanye sesi. Supaya klik tombol WhatsApp ikut terhitung sebagai hasil, klik itu harus tercatat di GA4 sebagai peristiwa, lalu ditandai sebagai peristiwa utama lewat ikon bintang di Admin, Tampilan data, Peristiwa.

Situs ini memakai keduanya. Tombol WhatsApp di tengah artikel ini mengirim peristiwa contact_whatsapp ke GA4 dengan nama artikelnya, dan pesan pembukanya menyebut judul artikel. UTM yang membawa Anda ke sini juga ikut tertulis di pesan formulir brief kami. GA4 tetap tidak melihat isi chat dan pembeliannya, jadi catat sendiri chat mana yang jadi pesanan, cukup dengan kolom tanggal, sumber, dan hasil.

GA4 dan kode pelacak iklan tidak ada di daftar isi paket kami. Kalau Anda membutuhkannya, sebutkan di brief, dan di proposal kami tulis apakah itu termasuk atau dihitung terpisah. Kami juga tidak menjanjikan jumlah chat atau penjualan dari iklan.

Landing page gratis bisa dibuat di Canva atau Carrd, dengan alamat dan pelacakan yang dibatasi

Paket gratis dua layanan ini cukup untuk satu landing page, menurut halaman resminya yang kami cek 3 Oktober 2026:

  • Canva bisa menerbitkan desain berformat Website ke domain gratis milik Canva, sampai lima website aktif per akun gratis, dengan footer Designed with Canva yang tidak bisa dihapus. Template Link in Bio hanya terbit di alamat canva.link.
  • Carrd memang dibuat untuk situs satu halaman. Akun gratisnya bisa menerbitkan sampai tiga situs, dengan tulisan Made with Carrd. Domain sendiri, formulir, dan analitik baru ada di paket Pro Standard, mulai 19 dolar AS per tahun.

Kalau Anda beriklan, batas yang paling terasa ada di pelacakan tadi. Canva hanya mengizinkan Google Analytics disambungkan di paket Pro, Business, Enterprise, dan Teams, dan websitenya harus sudah memakai domain sendiri. Di Carrd, analitik juga fitur berbayar. Dengan versi gratis, tautan ber-UTM di iklan Anda tidak dibaca oleh apa pun di halaman, dan Anda tidak tahu berapa pengunjung yang menekan tombol WhatsApp.

Untuk menguji satu penawaran selama beberapa minggu, versi gratis sudah cukup. Begitu alamatnya dicetak di brosur atau iklannya makan anggaran tiap bulan, menurut kami domain sendiri dan pelacakan lebih layak dibayar daripada tampilan yang lebih bagus.

Landing page di tempat kami masuk paket Starter, Rp 1.500.000

Empat dari enam demo di artikel ini, yaitu CuciKilat, Kenanga Florist, Rapi Barbershop, dan Sauh, seukuran paket Starter, Rp 1.500.000: satu halaman terstruktur dengan desain mobile-first, tombol WhatsApp, form kontak yang masuk ke email, dan SEO dasar supaya halamannya bisa diindeks Google. Domain .com, hosting, dan SSL tahun pertama sudah termasuk, begitu juga satu bulan support teknis untuk perbaikan bug. Pengerjaannya sekitar 3 hari sejak brief dan materi lengkap kami terima.

Kurcandy dan Taman Satwa Nusantara dibangun di basis paket Business, Rp 5.000.000 dengan pengerjaan 1 sampai 2 minggu, yang juga jadi paket untuk website beberapa halaman, katalog, atau blog. Animasi custom yang mengikuti gulir atau kursor seperti di keduanya kami bahas terpisah lewat Enterprise. Kalau Anda mulai dari Starter lalu naik paket, yang sudah dibayar dihitung sebagai potongan.

Contoh per jenis usaha yang lebih banyak, dari bengkel sampai hotel, ada di 20 contoh website UMKM. Rincian landing page sebagai layanan ada di halaman jasa pembuatan landing page, dan isi ketiga paket berdampingan di halaman harga.

Langkah berikutnya

Bandingkan isi tiap paket berdampingan, atau lihat hasil jadi yang bentuknya paling dekat dengan usaha Anda.