Lewati ke konten

Domain · Hosting · SSL

Domain habis, file website ikut hilang?

Apa Itu Domain, Hosting, dan SSL? Penjelasan Mudah

Apa itu domain, hosting, dan SSL dalam bahasa awam: domain disewa bukan dibeli, hosting dibayar untuk apa, dan kenapa nama pendaftar domain penting.

Jawaban singkat

Domain adalah alamat website (misalnya namausaha.com) yang disewa per tahun, hosting adalah tempat file website disimpan, dan SSL adalah pengaman yang membuat alamatnya diawali https. Ketiganya tagihan terpisah. Yang paling penting dicek sebelum membayar: domain harus terdaftar atas nama Anda, bukan atas nama vendor.

Di proposal yang Anda pegang biasanya ada tiga baris berisi istilah: domain, hosting, dan SSL. Ketiganya sering ditulis berdempetan seolah satu barang, padahal yang satu alamat, yang satu tempat penyimpanan, dan yang satu lagi pengaman. Bedanya terasa waktu tagihan tahun kedua datang, dan lebih terasa lagi kalau suatu hari Anda mau pindah vendor.

Tiga istilah ini sebenarnya tiga tagihan yang terpisah

Domain adalah alamat yang orang ketik di browser, misalnya inwebsite.online. Hosting adalah tempat file website Anda disimpan: sebuah komputer yang menyala terus dan mengirim halaman ke siapa pun yang membuka alamat tadi. SSL adalah sertifikat yang membuat data antara pengunjung dan komputer itu dikirim dalam keadaan terkunci, ditandai browser dengan ikon gembok kecil di samping alamat.

Kalau mau analogi kios di pasar: domain itu nomor kios yang ditulis di papan supaya orang bisa menemukan Anda, hosting itu sewa ruang kiosnya, dan SSL itu gembok di pintunya.

Gejalanya berbeda-beda kalau salah satu berhenti dibayar. Domain habis, alamatnya tidak mengarah ke mana-mana meski semua file Anda masih utuh. Hosting berhenti, alamatnya masih milik Anda tapi tidak ada yang bisa dibuka. SSL kedaluwarsa, halamannya tetap ada tapi browser memasang peringatan sebelum pengunjung sempat melihat isinya.

Kalau yang masih kabur justru istilah website itu sendiri, jenis-jenisnya, dan kapan butuh CMS, dasarnya kami tulis di artikel apa itu website.

Domain tidak pernah benar-benar dibeli, cuma disewa per tahun

Ini yang paling sering salah dipahami, termasuk oleh orang yang sudah punya website bertahun-tahun. Waktu Anda mendaftarkan sebuah domain, yang Anda dapat adalah hak pakai untuk jangka waktu tertentu, umumnya setahun dan bisa diambil beberapa tahun sekaligus. Selama Anda terus memperpanjang, alamat itu praktis jadi milik Anda selamanya. Begitu berhenti, dia kembali ke kumpulan alamat kosong dan siapa pun boleh mengambilnya.

Harga yang dipasang di iklan penyedia umumnya harga tahun pertama, sering dengan potongan besar, sementara perpanjangannya memakai tarif normal yang bisa berbeda jauh. Tanyakan harga perpanjangan per tahun sebelum memilih ekstensi. Ekstensinya sendiri ikut menentukan: .com, .id, .co.id, dan .online punya tarif yang tidak sama, dan sebagian ekstensi Indonesia meminta dokumen usaha saat pendaftaran.

Hosting memakai pola sewa yang sama, cuma periodenya lebih lentur. Ada yang bulanan, ada yang tahunan dengan potongan kalau dibayar sekaligus di depan.

Nama di kolom pendaftar domain menentukan siapa yang pegang alamat Anda

Waktu sebuah domain didaftarkan, ada kolom pendaftar yang diisi nama dan email. Nama itulah yang diakui sebagai pemilik. Bukan yang membayar, bukan yang punya bisnisnya, bukan yang logonya terpasang di halaman depan. Yang namanya tertulis di kolom itu.

Kalau vendor mendaftarkan domain memakai nama dan emailnya sendiri, alamat website Anda secara teknis ada di tangan dia. Selama hubungannya baik, tidak ada yang terasa. Masalahnya muncul waktu Anda ingin pindah ke pengembang lain, waktu vendornya berhenti membalas pesan, atau waktu perusahaannya tutup. Di titik itu Anda menegosiasikan ulang alamat yang sudah terlanjur Anda cetak di kartu nama, spanduk, dan iklan.

Di kami, domain didaftarkan atas nama Anda. Kami yang mengurus pendaftaran dan konfigurasinya, tapi kepemilikan dan akses penuh ada di tangan Anda sejak hari pertama. Untuk paket Enterprise, pola itu berlaku juga ke hosting, database, dan storage: semuanya berjalan di akun atas nama Anda dan ditagih langsung oleh penyedianya.

Mengeceknya gampang dan gratis. Buka salah satu situs pencarian WHOIS, ketik domain Anda, lihat data pendaftarnya. Kalau yang keluar nama vendor, minta dipindahkan sekarang selagi komunikasinya masih lancar. Langkah lengkapnya ada di artikel soal siapa pemilik domain website Anda.

Lupa memperpanjang domain tidak langsung menghapus website Anda

Prosesnya lebih pelan dari itu, tapi jendelanya tetap sempit. Begitu lewat tanggal kedaluwarsa, domain berhenti mengarah ke website dan pengunjung menemui halaman error. File Anda aman, hosting Anda jalan terus, cuma alamatnya yang lumpuh.

Sesudah itu ada masa tenggang, saat Anda masih bisa memperpanjang seperti biasa. Panjangnya berbeda antar penyedia dan antar ekstensi, jadi tanyakan langsung ke tempat domain Anda terdaftar dan jangan mengandalkan tebakan. Lewat dari masa tenggang, umumnya masih ada periode penebusan dengan biaya lebih mahal daripada perpanjangan normal. Setelah periode itu habis, domainnya dilepas ke publik dan siapa pun bisa mendaftarkannya.

Tiga hal mencegah semua itu, dan ketiganya gratis. Nyalakan perpanjangan otomatis di panel penyedia. Pastikan email yang terdaftar masih Anda buka, karena semua peringatan dikirim ke sana. Cek metode pembayaran yang tersimpan, sebab kartu yang kedaluwarsa membuat perpanjangan otomatis gagal tanpa suara. Dan kalau email yang terdaftar itu email vendor, seluruh peringatan tadi mendarat di kotak masuk vendor, sementara Anda tidak menerima apa-apa.

Website statis butuh hosting jauh lebih ringan daripada dugaan kebanyakan orang

Harga hosting ditentukan beberapa hal: berapa besar ruang penyimpanannya, berapa banyak pengunjung yang sanggup dilayani, seberapa cepat mesinnya, dan siapa yang menjaganya kalau ada yang rusak tengah malam.

Bobotnya sangat berbeda antara website yang menampilkan informasi dan aplikasi yang menyimpan data. Website perusahaan berisi profil, layanan, harga, dan form kontak masuk kategori pertama. Halamannya sudah jadi sebelum pengunjung datang, jadi server tinggal mengirimkannya. Paket hosting paling sederhana biasanya sudah cukup, dan situs yang kami bangun memakai Next.js yang halamannya di-generate di awal supaya ringan.

Yang bikin website terasa lambat lebih sering foto berukuran besar daripada paket hostingnya. Di paket Business, foto dan visual Anda kami simpan di Cloudflare Storage dengan CDN, supaya gambarnya dikirim dari lokasi yang dekat dengan pengunjung. Kalau Anda pernah menaikkan paket hosting dan website-nya tetap berat, kemungkinan besar masalahnya memang ada di tempat lain.

Baru waktu website Anda menyimpan dan memproses data, misalnya ada login, panel admin, atau database, kebutuhan hostingnya naik ke kelas yang berbeda. Itu wilayah paket Enterprise, dan hitungan biayanya kami bahas terpisah di artikel soal biaya pembuatan website. Kalau yang terasa lambat justru foto-fotonya, penyebabnya biasanya bukan hosting; penjelasannya ada di artikel tentang CDN.

SSL sudah jadi standar minimum, dan sering tidak perlu dibeli terpisah

Tanpa SSL, alamat website dimulai dengan http dan browser modern menandainya sebagai tidak aman di sebelah kolom alamat. Peringatan itu muncul di layar pengunjung sebelum dia membaca satu kata pun tentang bisnis Anda.

Fungsi teknisnya sederhana: mengunci data yang lewat supaya tidak bisa dibaca di tengah jalan. Kalau website Anda punya form kontak, yang lewat itu nama, nomor WhatsApp, dan isi pesan calon pembeli. Alasan itu sudah cukup, bahkan untuk website yang tidak menerima pembayaran sama sekali.

Sebelum membayar tagihan SSL terpisah, cek dulu paket hosting Anda, karena banyak penyedia memasang sertifikat dasar secara otomatis tanpa biaya tambahan. Sertifikat berbayar memang ada dan punya tempatnya sendiri, misalnya untuk organisasi yang butuh validasi identitas lebih dalam. Untuk website usaha kecil, sertifikat dasar memberi gembok yang sama di browser pengunjung.

Di paket Starter dan Business, SSL tahun pertama sudah ada di dalam harga. Di Enterprise, sertifikatnya terpasang lewat proses deploy otomatis yang kami siapkan.

Lima pertanyaan yang memisahkan penawaran jelas dari penawaran kabur

Kirim daftar ini ke tiap vendor yang menawari Anda, termasuk ke kami. Jawaban yang berputar-putar sudah jadi jawaban tersendiri.

  • Domainnya didaftarkan atas nama siapa, dan email pendaftarnya email milik siapa.
  • Harga di proposal sudah termasuk domain, hosting, dan SSL tahun pertama, atau baru ongkos membangunnya saja.
  • Mulai tahun kedua saya bayar ke siapa, dan kira-kira berapa untuk ekstensi yang Anda usulkan.
  • Kalau saya pindah pengembang tahun depan, apa yang saya bawa dan apa yang tertinggal.
  • Siapa yang memegang akses panel hosting dan panel domain, dan apakah saya bisa masuk sendiri.

Pertanyaan ketiga paling sering dijawab dengan angka bulat yang menyenangkan. Minta nama penyedianya sekalian, lalu buka daftar harganya sendiri. Butuh lima menit, dan lima menit itu yang membedakan anggaran tahun depan yang Anda perkirakan dari yang mengejutkan Anda.

Tahun pertama ketiganya ada di harga paket, tahun kedua pindah ke tangan Anda

Starter Rp 1.500.000 dan Business Rp 5.000.000 sudah termasuk domain .com, hosting, dan SSL untuk satu tahun penuh. Tidak ada biaya setup terpisah dan tidak ada langganan bulanan yang masuk ke kami. Berapa yang Anda bayar untuk perpanjangan mulai tahun kedua, termasuk untuk .id dan .co.id, kami bandingkan di artikel harga domain .com, .id, dan .co.id.

Mulai tahun kedua, ketiganya Anda bayar langsung ke penyedianya, atas nama Anda sendiri. Kami bantu prosesnya dan ikut memilihkan penyedianya tanpa biaya tambahan, tapi uangnya tidak lewat kami. Besarnya tergantung ekstensi domain dan paket hosting yang Anda ambil, jadi kami tidak menaruh angka tebakan di sini. Untuk Enterprise yang mulai Rp 15.000.000, pola itu berlaku sejak hari pertama: hosting, database, storage, dan domain memakai akun Anda dan ditagih langsung oleh penyedianya.

Isi tiap paket berdampingan bisa Anda baca di halaman harga. Kalau Anda belum punya domain sama sekali, itu tidak menunda apa pun: pendaftaran dan konfigurasinya kami kerjakan di dalam pengerjaan yang sama, sekitar tiga hari untuk Starter sejak brief dan materi lengkap kami terima.

Langkah berikutnya

Bandingkan isi tiap paket berdampingan, atau lihat hasil jadi yang bentuknya paling dekat dengan usaha Anda.