Lewati ke konten

Cara Memilih Jasa Pembuatan Website Terpercaya

8 menit bacaInWebsite

Jawaban singkat

Cara memilih jasa pembuatan website yang terpercaya: pastikan penawarannya dirinci per halaman, jelas sudah termasuk domain, hosting, dan SSL tahun pertama atau belum, domain didaftarkan atas nama Anda, jumlah revisi tertulis, dan jelas apa yang bisa Anda bawa saat pindah pengembang. Harga murah dan vendor perorangan sendiri bukan tanda bahaya.

Daftar seperti ini biasanya berisi hal yang tidak bisa dibuktikan sebelum terlambat: kurang berpengalaman, kurang profesional, kurang serius. Penilaian itu baru bisa Anda lakukan setelah uang berpindah. Jadi yang dikumpulkan di sini hanya ciri yang bisa Anda periksa sendiri di tahap penawaran, lewat pertanyaan yang jawabannya bisa disimpan dan dicek ulang.

Penawaran yang tidak bisa dirinci per baris akan berubah di tengah jalan

Sebelum membahas apa pun, minta satu dokumen: daftar halaman, apa isi tiap halaman, perkiraan waktu pengerjaan, dan satu angka harga akhir. Bukan nominal yang lewat di badan chat, tapi sesuatu yang bisa Anda buka lagi dua bulan kemudian waktu ingatan kedua pihak sudah berbeda.

Penawaran berbunyi "website company profile 5 halaman" memberi ruang tafsir yang lebar. Halaman kontaknya pakai form yang masuk ke email Anda, atau cuma nomor telepon yang diketik di halaman? Katalognya bisa Anda tambah sendiri, atau tiap produk baru jadi pekerjaan yang ditagih terpisah? Pertanyaan seperti ini biasanya baru terpikir di minggu ketiga, saat DP sudah pindah dan posisi tawar Anda sudah berubah.

Cara mengeceknya murah. Kirim pertanyaan Anda dalam bentuk teks, lalu perhatikan apakah jawabannya juga datang dalam bentuk teks. Vendor yang menggiring tiap pembahasan harga dan ruang lingkup ke telepon sedang menghindari catatan, dan catatan itulah satu-satunya pegangan Anda kalau nanti ada yang tidak cocok.

Harga murah dan vendor perorangan bukan ciri yang perlu dihindari

Dua hal ini paling sering dipakai sebagai alarm, padahal keduanya netral.

Angka rendah bisa datang dari banyak sebab yang wajar: tim baru yang sedang mengumpulkan portofolio, tim kecil yang tidak menanggung biaya kantor dan gaji sales, atau pekerjaan yang memang ringan karena website Anda memang ringan. Website berisi profil, daftar layanan, harga, dan tombol WhatsApp tidak butuh arsitektur rumit, dan menagihnya mahal tidak membuatnya lebih baik. Yang tetap perlu Anda periksa cuma satu: apa saja yang sudah masuk ke dalam angka itu, dan apa yang belum.

Vendor perorangan juga begitu. Satu orang yang mengerjakan sendiri sering membalas lebih cepat daripada perusahaan dengan tiga lapis koordinasi, dan Anda bicara langsung dengan yang menulis kodenya. Risiko nyatanya ada di ketersediaan, bukan di kualitas: kalau dia sakit seminggu, tidak ada yang menggantikan. Itu boleh Anda tanyakan terus terang, dan jawabannya bisa dicek. Di mana file website saya disimpan selain di laptop Anda, siapa yang bisa saya hubungi kalau Anda tidak bisa dihubungi, dan apakah saya punya akses sendiri ke panel hosting.

Harga yang belum menyebut tahun pertama tidak bisa dibandingkan dengan harga lain

Anda memegang dua penawaran, yang satu Rp 900 ribu dan yang satu Rp 2 juta. Selisihnya terlihat besar sampai Anda tahu bahwa yang pertama belum memasukkan domain, hosting, dan SSL, sementara yang kedua sudah termasuk ketiganya untuk setahun penuh. Dua angka itu menghitung barang yang berbeda.

Satu kalimat cukup untuk membereskannya: angka ini sudah termasuk domain, hosting, dan SSL tahun pertama, atau baru ongkos membangunnya saja. Lanjutkan dengan pertanyaan yang lebih jarang ditanyakan, yaitu mulai tahun kedua saya bayar ke siapa dan kira-kira berapa. Kalau jawabannya angka bulat yang menyenangkan, minta sekalian nama penyedia hostingnya, lalu buka daftar harga penyedia itu sendiri. Perpanjangan domain dan hosting punya tarif normal yang sering berbeda jauh dari tarif promo tahun pertama, dan kami bahas mekanismenya terpisah di artikel soal domain, hosting, dan SSL.

Tanda yang perlu Anda catat: penawaran yang menyebut "sudah all in" tanpa merinci apa saja yang ada di dalamnya. Minta rinciannya tertulis, karena kata itu artinya berbeda-beda di tiap proposal.

Domain yang didaftarkan atas nama vendor bisa Anda cek dalam dua menit

Ini pemeriksaan paling cepat di seluruh daftar, dan yang paling sering dilewati. Waktu sebuah domain didaftarkan, ada kolom pendaftar berisi nama dan email. Nama di kolom itulah yang diakui sebagai pemegang alamat, terlepas dari siapa yang membayar dan siapa yang punya bisnisnya.

Kalau vendor mengisinya dengan nama dan emailnya sendiri, alamat website Anda secara teknis ada di tangan dia. Selama hubungannya lancar tidak ada yang terasa. Yang berat datang belakangan, waktu Anda ingin pindah pengembang, waktu pesan Anda mulai tidak dibalas, atau waktu vendornya berhenti beroperasi. Di titik itu Anda menegosiasikan ulang alamat yang sudah terlanjur dicetak di spanduk, kartu nama, dan kemasan.

Untuk website yang sudah jalan, buka salah satu situs pencarian WHOIS, ketik domain Anda, lihat data pendaftarnya. Untuk website yang belum dibuat, ajukan pertanyaannya di depan: domain saya didaftarkan atas nama siapa, email pendaftarnya email milik siapa, dan apakah saya bisa masuk sendiri ke panelnya. Di tempat kami jawabannya atas nama klien sejak hari pertama, kami yang mengurus pendaftaran dan konfigurasinya, tapi akses penuhnya ada di tangan pemilik bisnis. Jawaban yang berputar-putar dari mana pun datangnya sudah cukup jadi bahan pertimbangan, dan mengeceknya tidak memakan biaya sepeser pun.

Revisi tanpa angka di proposal selalu berakhir jadi perdebatan

"Revisi sampai puas" terdengar murah hati sampai Anda memakainya di putaran keenam dan nada balasannya berubah. Janji itu tidak punya batas yang bisa dirujuk, jadi batasnya ditentukan oleh siapa yang lebih tahan lama berdebat.

Tiga hal yang perlu tertulis: berapa putaran revisi yang termasuk, di tahap mana revisi itu berlaku, dan apa yang dihitung sebagai pekerjaan tambahan. Tahapnya penting karena biayanya memang berbeda. Mengubah tata letak waktu desainnya masih berupa rancangan itu pekerjaan satu sore; meminta perubahan yang sama setelah kodenya ditulis berarti membongkar sesuatu yang sudah jadi.

Di proposal kami angkanya dua putaran revisi di tahap desain, revisi kecil selama pengembangan tidak dihitung, dan perubahan yang menambah ruang lingkup selalu kami sampaikan beserta biayanya sebelum dikerjakan. Anda tidak harus memakai angka itu sebagai patokan, tapi proposal yang Anda terima sebaiknya menyebut angkanya sendiri. Isi dan harga tiap paket kami taruh terbuka di halaman harga supaya bisa dibandingkan tanpa perlu menghubungi siapa pun dulu.

Apa yang Anda bawa kalau pindah pengembang harus disebut sebelum Anda bayar

Suatu hari Anda mungkin ingin ganti pengembang, entah karena harga, kecepatan respons, atau karena kebutuhannya sudah berbeda. Mahal atau murahnya perpindahan itu ditentukan oleh satu hal yang sudah diputuskan hari ini: apa saja yang secara teknis bisa Anda bawa pergi.

Empat hal yang perlu Anda tanyakan sekarang, waktu semua orang masih ramah:

  • Apakah source code website diserahkan ke saya, dan dalam bentuk apa.
  • Siapa yang memegang akses panel hosting dan panel domain, dan apakah saya punya login sendiri.
  • Teks, foto, dan data pelanggan yang masuk lewat form, saya ambil dari mana kalau kerja samanya selesai.
  • Website ini dibangun di atas apa, dan apakah hasilnya bisa dipindahkan ke penyedia lain.

Pertanyaan terakhir menyaring satu pola yang sering tidak disadari pembeli: website yang dibangun di atas platform berlangganan milik vendor. Selama Anda membayar tiap bulan, semuanya berjalan normal. Begitu Anda berhenti membayar, halamannya ikut padam, karena tidak pernah ada file yang benar-benar berpindah ke tangan Anda. Pindah dari pola seperti itu berarti membangun ulang dari nol, dan biayanya tidak pernah muncul di proposal awal.

Kalau Anda sudah di posisi itu, urutan pindahnya kami tulis di halaman jasa redesign website dan migrasi dari vendor lama: URL lama dialihkan, isi lama dipakai ulang, dan domain dipindah ke nama Anda.

Pertanyaan soal keterlambatan dan masa setelah live paling sering tidak dijawab

Semua penawaran menyebut target waktu. Jauh lebih sedikit yang menyebut apa yang terjadi kalau target itu lewat. Tanyakan dengan kalimat biasa: kalau molor dua minggu dari tanggal yang Anda sebut, apa yang saya dapat dan apa yang bisa saya lakukan. Jawaban jujur seperti "tidak ada kompensasi, tapi pelunasan memang baru ditagih setelah Anda setujui hasilnya" jauh lebih berguna daripada jaminan yang tidak ditulis di mana-mana.

Struktur pembayaran bertahap sebenarnya pegangan Anda di situ. Separuh di muka dan separuh setelah website selesai serta Anda setujui membuat kedua pihak punya alasan menyelesaikan pekerjaan. Vendor yang meminta pelunasan penuh sebelum satu halaman pun ditunjukkan sedang memindahkan seluruh risiko jadwal ke Anda.

Bagian setelah live sama pentingnya. Tanyakan berapa lama masa support, apa saja yang ditanggung di dalamnya, dan apa yang tidak. Batas yang wajar biasanya begini: perbaikan bug dan error ditanggung selama masa support, penambahan fitur baru dihitung sebagai pekerjaan terpisah. Lalu satu pertanyaan lanjutan yang sering dilupakan, yaitu sesudah masa itu habis saya menghubungi siapa dan tarifnya bagaimana. Website yang tidak ada yang mengurus setelah bulan pertama akan tetap tayang, tapi tidak ada yang memperbaikinya waktu form kontaknya diam-diam berhenti mengirim email.

Lima belas menit pemeriksaan sebelum DP pertama Anda kirim

Urutan ini bisa Anda kerjakan sendiri tanpa pengetahuan teknis, dan seluruhnya gratis.

  • Minta penawaran tertulis berisi daftar halaman, fitur per halaman, target waktu, dan harga akhir. Simpan filenya.
  • Tanyakan apakah harga itu sudah mencakup domain, hosting, dan SSL tahun pertama, lalu tanyakan tagihan tahun kedua dibayar ke siapa.
  • Pastikan domain didaftarkan atas nama dan email Anda. Untuk website yang sudah ada, cek lewat WHOIS.
  • Cari angka putaran revisi dan batas ruang lingkup di dalam proposal. Kalau tidak ada angkanya, minta ditambahkan sebelum Anda tanda tangan.
  • Tanyakan apa yang Anda bawa kalau pindah pengembang: source code, akses panel, dan data dari form kontak.
  • Minta satu contoh website buatan mereka yang sudah tayang lebih dari setahun. Buka di HP Anda, bukan di laptop, dan lihat apakah ada gembok di samping alamatnya.
  • Tanyakan berapa lama masa support setelah live dan apa saja yang masuk di dalamnya.

Tujuh pemeriksaan tadi tidak menjamin hasil akhirnya bagus, karena selera desain dan kecocokan kerja memang tidak bisa diperiksa lewat daftar. Yang mereka jamin lebih sempit dan lebih penting: kalau kerja samanya berhenti di tengah jalan, Anda masih memegang alamat, file, dan akses website Anda sendiri. Vendor yang keberatan menjawab tujuh pertanyaan itu sudah memberi Anda informasi paling berguna sebelum satu rupiah pun berpindah.

Tujuh pertanyaan yang sama boleh Anda ajukan ke kami. Jawaban tertulisnya untuk jasa pembuatan website InWebsite ada di halaman paket dan proposal yang kami kirim sebelum Anda membayar apa pun.

Langkah berikutnya

Bandingkan isi tiap paket berdampingan, atau lihat hasil jadi yang bentuknya paling dekat dengan usaha Anda.