Lewati ke konten

Apa Itu Company Profile? Isi dan Pilihan PDF atau Website

8 menit bacaInWebsite

Jawaban singkat

Company profile adalah dokumen atau halaman yang memperkenalkan perusahaan kepada calon klien dan mitra: apa yang dikerjakan, bukti dan kapasitasnya, legalitas, dan siapa yang bisa dihubungi. Bentuknya PDF untuk dilampirkan di proposal, atau website yang bisa ditemukan lewat Google. Isi keduanya sama, jadi naskahnya cukup ditulis sekali.

Permintaannya biasanya cuma satu kalimat di chat: "Boleh kirim company profile-nya dulu?" Yang meminta bisa bagian pengadaan calon klien atau panitia yang sedang mengumpulkan daftar vendor. Kalau perusahaan Anda belum pernah punya, dua pertanyaan langsung menyusul: isinya apa saja, dan dikirim sebagai PDF atau cukup tautan website. Susunan isi di artikel ini kami ambil dari demo yang kami bangun sendiri, jadi nama usaha dan angka yang tampil di tangkapan layarnya isian contoh.

Company profile adalah perkenalan untuk orang yang sedang memeriksa perusahaan Anda

Company profile, atau profil perusahaan, adalah dokumen yang memperkenalkan sebuah usaha kepada orang yang sedang menimbang untuk bekerja sama dengannya. Bentuknya bisa berkas PDF yang dilampirkan atau halaman website. CV dan usaha perorangan yang mulai melayani pesanan kantor juga bisa diminta mengirimkannya, dan untuk mereka beberapa halaman sudah cukup.

Pembacanya biasanya sedang memeriksa sesuatu. Staf pengadaan yang menyusun daftar pendek pemasok perlu tahu perusahaan Anda sanggup memenuhi syaratnya, dan calon klien yang memegang tiga penawaran ingin tahu siapa yang pernah mengerjakan pekerjaan serupa. Company profile yang berguna menjawab dua hal itu sebelum mereka perlu menelepon.

Brosur dan proposal punya tugas lain. Brosur menjual satu produk atau promo dan boleh berganti tiap musim, sedangkan proposal ditulis untuk satu klien dan satu pekerjaan, lengkap dengan harga. Company profile berlaku untuk semua pembaca sekaligus dan baru diubah kalau perusahaannya berubah.

Brand profile memperkenalkan satu merek, company profile memperkenalkan badan usahanya

Brand profile adalah profil sebuah merek: cerita di balik merek itu, produk yang dijual dengan namanya, pembeli yang dituju, dan cara merek itu tampil serta berbicara. Istilahnya tidak baku, jadi isinya bisa berbeda antarperusahaan.

Bedanya paling jelas di perusahaan yang punya beberapa merek. Produsen makanan dengan tiga merek camilan, misalnya, cukup punya satu company profile untuk badan usahanya, berisi legalitas, pabrik, kapasitas produksi, dan pengurusnya, sementara tiap merek punya brand profile sendiri. Distributor membaca yang pertama, calon reseller yang kedua.

Usaha yang nama mereknya sama dengan nama usahanya cukup punya satu dokumen untuk keduanya. Kalau yang meminta brand profile tidak menjelaskan maksudnya, tanyakan akan dipakai untuk apa, karena jawabannya menentukan bagian yang perlu ditonjolkan.

Brand guideline lain lagi: aturan pemakaian logo, warna, dan jenis huruf untuk desainer dan percetakan, supaya logo Anda tampil sama di mana pun dicetak.

Isi company profile mengikuti lima pertanyaan yang diajukan pembacanya

Company profile berisi layanan atau produk perusahaan, bukti pekerjaan, kapasitas, legalitas, dan kontak. Urutannya lebih mudah disusun kalau tiap bagian dipasangkan dengan pertanyaan yang sedang ada di kepala pembacanya:

  • Perusahaan ini mengerjakan apa, untuk siapa? Satu kalimat pembuka, lalu daftar layanan atau produk beserta cakupannya.
  • Pernah mengerjakan yang seperti kebutuhan saya? Daftar proyek dengan tahun dan lokasinya, nama klien yang sudah mengizinkan disebut, dan foto hasil kerja yang asli.
  • Sanggup menangani ukuran pekerjaan saya? Kapasitas, wilayah layanan, jumlah dan keahlian tim, serta alur kerja dari pesanan sampai serah terima.
  • Perusahaan ini resmi? Nama badan usaha, Nomor Induk Berusaha (NIB) dan izin lain yang memang dimiliki, sertifikasi beserta lembaga penerbitnya, dan alamat kantor.
  • Kalau mau lanjut, bicara dengan siapa? Nama dan jabatan orang yang menangani, nomor WhatsApp, email perusahaan, dan jam kerja.

Sejarah singkat, visi dan misi, sambutan pimpinan, dan struktur organisasi juga lazim ada. Menurut kami bagian-bagian itu jarang dicari di perkenalan pertama, jadi taruh di belakang dan tulis pendek. Untuk perusahaan dengan lima karyawan, satu foto tim dengan nama dan peran masing-masing menjelaskan lebih banyak daripada bagan organisasi.

Demo Kirana Logistics menaruh layanan dan alur kerja sebelum cerita perusahaan

Bagian alur kerja di demo website Kirana Logistics berjudul Begini Alurnya, dari Pesan sampai Diterima, dengan lima kartu bernomor: booking dan jemput, sortir di gudang asal, transit antar-kota, tiba di kota tujuan, dan serah terima.
Kirana Logistics, demo internal InWebsite

Demo Kirana Logistics kami susun sebagai company profile perusahaan pengiriman barang, dengan urutan yang mengikuti pertanyaan tadi. Kalimat pertama di bawah judulnya langsung menjawab pertanyaan pertama: Kirana mengurus pengiriman darat, laut, dan udara ke seluruh Indonesia. Tepat di bawahnya ada kolom cek nomor resi untuk pelanggan lama.

Bagian layanan memecah usaha itu jadi empat kartu: darat, laut, udara, serta gudang dan fulfillment. Tiap kartu memuat satu keterangan spesifik, misalnya FCL dan LCL (satu kontainer penuh atau berbagi kontainer) untuk kiriman laut. Sesudahnya menyusul alur lima tahap dari booking sampai serah terima, daftar kota per zona, kalkulator tarif, dan FAQ soal klaim barang rusak dan asuransi, lalu tombol WhatsApp untuk konsultasi pengiriman. Visi, misi, sejarah berdiri, dan sambutan direktur tidak kami pasang, karena staf pengadaan yang mencari ekspedisi lebih dulu butuh tahu kiriman apa saja yang bisa ditangani dan apa yang terjadi kalau barangnya rusak.

Deretan nama perusahaan pelanggan dan testimoni di demo itu isian untuk menunjukkan letaknya. Di company profile sungguhan, keduanya hanya boleh memuat klien yang sudah setuju namanya dipakai. Pelacakan resi dan kalkulator tarifnya juga tampilan contoh; supaya menampilkan data kiriman sungguhan, website harus tersambung ke sistem operasional perusahaan, dan sambungan itu kami hitung terpisah.

Lihat demo Kirana Logistics

Contoh lain per jenis usaha, dari pengembang perumahan sampai klinik bercabang, kami kumpulkan di artikel contoh website company profile.

Tiga janji yang bisa ditagih menjelaskan perusahaan lebih cepat daripada visi dan misi

Bagian Tiga Hal yang Kami Jaga di demo website Bengkel Motor Jaya: kartu besar bertuliskan keluhan sama, balik gratis dalam 3 hari, di samping dua kartu soal harga yang disebutkan dulu dan spare part original selama tersedia.
Bengkel Motor Jaya, demo internal InWebsite

Visi dan misi umumnya ditulis sebagai arah untuk pengurus dan karyawan sendiri. Bagi calon klien, kalimat seperti "mengutamakan kepuasan pelanggan" tidak menjawab apa yang akan terjadi kalau pesanannya bermasalah.

Di posisi yang sering diisi visi dan misi, tepat setelah bagian tentang, demo Bengkel Motor Jaya memasang Tiga Hal yang Kami Jaga. Keluhan yang sama setelah servis dicek ulang gratis dalam 3 hari. Harga disebutkan sebelum motor dikerjakan. Spare part original dipakai selama stoknya ada, dan kalau terpaksa memakai pengganti, pelanggan diberi tahu lebih dulu. Ketiganya bisa ditagih: kalau bengkel itu melanggar salah satunya, pelanggan tahu persis apa yang dilanggar.

Perusahaan yang lebih besar bisa memakai pola yang sama, misalnya dengan menulis masa garansi pekerjaan atau batas waktu Anda mengirim penawaran setelah diminta. Kalau visi dan misi resmi tetap harus tercantum, entah karena sudah ditetapkan pengurus atau diminta induk perusahaan, satu kalimat untuk masing-masing sudah cukup.

Lihat demo Bengkel Motor Jaya

Cara membuat company profile dimulai dari bahan yang bisa dicek, desainnya belakangan

Memilih template desain lebih dulu memaksa isi menyesuaikan kotak-kotak yang dibuat untuk perusahaan lain. Urutan yang lebih cepat selesai begini:

  • Tentukan satu pembaca utama dan keputusan yang sedang dia ambil. Bagian pengadaan pabrik yang memilih pemasok mencari kapasitas dan legalitas, sedangkan pasangan yang memilih katering pernikahan mencari foto hidangan dan harga per porsi.
  • Kumpulkan bahan untuk kelima pertanyaan di atas sebelum menulis apa pun. Daftar proyek dan fotonya biasanya paling lama terkumpul, jadi mulai dari situ, dan minta izin tertulis sebelum menyebut nama klien atau memasang logonya.
  • Tulis kalimat pembukanya: nama perusahaan, mengerjakan apa, untuk siapa, di wilayah mana. Kalau kalimat ini belum bisa ditulis, bagian lain akan ikut kabur.
  • Susun bagian-bagiannya mengikuti urutan pertanyaan tadi.
  • Pilih bentuknya: PDF, website, atau keduanya. Pertimbangannya ada di bagian berikut.

Sebelum dikirim ke siapa pun, uji ke satu orang yang belum kenal perusahaan Anda. Beri dia waktu satu menit, lalu minta dia menjawab tiga hal: perusahaan ini mengerjakan apa, pernah mengerjakannya untuk siapa, dan harus menghubungi siapa. Bagian yang tidak bisa dia jawab adalah bagian yang perlu ditulis ulang.

PDF atau website ditentukan oleh cara company profile sampai ke pembacanya

PDF cocok kalau company profile Anda terutama dikirim sebagai lampiran: berkas tender, pendaftaran vendor, proposal, atau email perkenalan. Tata letaknya tetap di komputer mana pun dan bisa dicetak apa adanya.

Kelemahannya muncul setelah file itu terkirim. Salinan di folder orang lain tidak ikut berubah waktu Anda memperbarui file aslinya. File yang penuh foto proyek cepat membengkak, sementara akun Gmail pribadi membatasi lampiran 25 MB dan mengganti file yang lebih besar dengan tautan Google Drive. Di layar HP, halaman seukuran A4 juga harus diperbesar dan digeser supaya terbaca.

Website cocok kalau pembaca datang dari arah lain: mengetik nama perusahaan Anda di Google, atau menerima tautan lewat WhatsApp lalu membukanya di HP. Google memang bisa mengindeks file PDF yang dipasang di sebuah alamat web, tapi PDF yang hanya beredar lewat chat dan email tidak punya alamat seperti itu.

Kalau dua keadaan itu sama-sama Anda alami, buat keduanya dari satu naskah. Website memegang versi terbaru dan PDF jadi salinan untuk dilampirkan. Tulis tanggal versi dan alamat website di sampul PDF, supaya orang yang memegang salinan lama tahu ke mana harus mengecek.

Website pun hanya selalu terbaru kalau ada yang memperbaruinya. Sebelum memilih, putuskan siapa yang akan menambahkan proyek baru ke dalamnya dan seberapa sering.

Company profile versi website di tempat kami mulai Rp 1.500.000

Yang kami kerjakan adalah versi website-nya. Paket Starter, Rp 1.500.000, cukup untuk perusahaan kecil dengan beberapa layanan: satu halaman yang memuat semua info perusahaan dalam satu alur, dengan tombol WhatsApp dan form kontak yang masuk ke email. SEO dasarnya membuat halaman itu siap diindeks Google. Domain .com, hosting, dan SSL tahun pertama sudah termasuk, dan pengerjaannya sekitar 3 hari sejak brief dan materi lengkap kami terima. Demo Kirana Logistics sendiri kami bangun dalam batas paket ini: satu halaman, tanpa database.

Paket Business, Rp 5.000.000 dengan pengerjaan 1 sampai 2 minggu, cocok untuk perusahaan yang butuh beberapa halaman dan blog, dengan galeri proyek yang fotonya disimpan di Cloudflare Storage dan CDN. Kedua paket ini tidak punya panel untuk mengubah isi sendiri. Di Business, Anda bisa minta kami menambah atau mengganti gambar selama satu bulan masa support. Company profile yang perlu login karyawan atau panel admin untuk mengubah isi sendiri masuk Enterprise, mulai Rp 15.000.000.

Isi ketiga paket berdampingan ada di halaman harga, dan pertimbangan per ukuran perusahaan ada di halaman jasa pembuatan website company profile. Kalau Anda sudah punya company profile PDF, kirim filenya waktu konsultasi gratis sekitar 30 menit sebelum proposal. Isinya bisa jadi bahan awal versi website, dan teks yang belum ada kami bantu siapkan sejak awal.

Langkah berikutnya

Bandingkan isi tiap paket berdampingan, atau lihat hasil jadi yang bentuknya paling dekat dengan usaha Anda.